Chereads / Waktu Bersamamu / Chapter 7 - Pelacur Kecil Ternyata Berani Membantah

Chapter 7 - Pelacur Kecil Ternyata Berani Membantah

"Lu Yiyi, aku harap kamu mengerti kalau aku adalah wanita dewasa yang mempunyai hak untuk mandiri. Jadi, tidak peduli mau aku tidak pulang atau ingin pergi kemanapun, aku tidak punya keharusan melapor kepada kalian."

Tang Xinluo tidak lagi merasa bersalah kepada Lu Qinghao dan juga tidak menyukainya lagi. Maka dari itu, dia juga tidak perlu berbaik hati kepada keluarga Lu. Apalagi, tinggal di rumah kediaman keluarga tersebut selama setengah tahun ini, dirinya kerap disiksa oleh Gong Xuemei dan Lu Yiyi. Mengingat hal tersebut, dia merasa sangat kesal.

Baiklah, ternyata mereka datang sendiri, jadi jangan salahkan aku kalau tidak sungkan lagi, batin Tang Xinluo.

"Wah, Tang Xinluo kamu ini pelacur kecil. Sayapmu sudah keras ya sehingga bisa terbang sendiri dan tidak memerlukan bantuan orang lain? Kamu makan dan menggunakan semua milik keluarga Lu, kamu telah menikah dengan Lu Qinghao, jadi hidup ataupun mati kamu adalah milik keluarga ini, apakah kelakuanmu ini benar? Kamu melakukan sesuatu yang memalukan keluarga dengan berselingkuh dari Lu Qinghao!"

Untuk urusan mengomeli orang, Gong Xuemei berada di posisi kedua karena tidak ada yang berani mengaku sebagai orang di posisi pertama di daerah rumah mereka. Kalau wanita tua itu tidak memarahi Tang Xinluo, maka dia bukanlah Gong Xuemei.

"Nyonya Besar Lu, aku rasa kamu salah. Pertama, walaupun aku telah menikah dengan Lu Qinghao, tetapi sejak malam pernikahan itu, dia tidak pernah muncul di rumah kediaman keluarga Lu. Dan setelah menikah dengannya pun aku tidak pernah berbulan madu atau merasakan masa-masa baru menikah, justru aku melayani kalian semua di sana." Sambil berbicara, Tang Xinluo berjalan keluar, dia tidak mau ribut dengan kedua orang ini di dalam kamar. Kalau mau berbicara, mereka bisa ke ruang tamu di lantai bawah.

"Kedua, sejak hari pertama menikah, kamu mengatakan seluruh urusan keluarga Lu aku yang akan mengurusnya. Betul, aku yang mengurusnya, tetapi kamu tidak pernah memberiku uang. Semua pengeluaran keluarga Lu dalam setengah tahun ini menggunakan uang pribadiku. Kata-katamu tadi tidak benar, setengah tahun ini bukan aku yang makan dan menggunakan seluruh milik keluarga Lu, justru kebalikannya, kalian yang makan dan menggunakan seluruh milik keluarga Tang!"

Selesai berbicara, Tang Xinluo langsung menutup pintu. Tanpa memedulikan suara pintu tertutup yang hampir saja membuat orang terkejut, dia langsung turun ke lantai bawah.

"Kamu… Kamu seorang wanita yang sudah menikah mengapa berkata milik keluarga Lu atau milik keluarga Tang! Kamu adalah menantu keluarga Lu, uangmu adalah uang keluarga Lu juga! Walaupun berasal dari tabunganmu terus kenapa? Bukankah sama saja seperti menggunakan uang tabungan keluarga Lu!"

Sebenarnya, Tang Xinluo tidak mau berbicara lagi dengan mereka, namun Gong Xuemei benar-benar tidak mempunyai otak. Kalau bukan hanya karena dia mempunyai seorang anak laki-laki, mana mungkin ayah Lu Qinghao, Lu Zhihe mau 'memeliharanya'. Harta sebelum dan sesudah menikah pun dia tidak dapat membedakannya, entah bagaimana dia dapat menduduki posisi Nyonya Besar Lu.

Gong Xuemei merasa terhina saat melihat Tang Xinluo hanya tersenyum merendahkan setelah mendengar kata-katanya. Dia tidak mengira kalau ternyata menantunya itu berani merendahkan dirinya. Setengah tahun ini, dia sudah terbiasa melihat wanita itu dengan sikapnya yang penurut dan patuh. Kalau dia menyuruhnya ke kanan, maka wanita itu tidak berani ke kiri, dan kalau dia menyuruh ke timur, maka wanita itu tidak berani ke barat. Namun, tidak disangka sekarang menantunya itu berani membantah, bahkan kata-katanya pun tidak didengarkan lagi.

Wajah cantik Gong Xuemei penuh dengan ketidaksabaran, lalu dia menyenggol Lu Yiyi yang juga terdiam di sana dan berkata, "Cegat dia!"

Setelah memasuki keluarga Lu, jika ingin pergi, Tang Xinluo harus memberikan seluruh harta milik keluarga Tang terlebih dahulu. Kalau tidak, maka jangan harap dia dapat keluar dari keluarga Lu.

Lu Yiyi yang mendapatkan sinyal dari Gong Xuemei menjadi panik dan segera berusaha mencegat Tang Xinluo. Tetapi ketika dia berlari mengejar Tang Xinluo, kakinya tergelincir. Lalu, karena hampir saja jatuh, dia tidak peduli apakah tangannya akan mendorong wanita itu. Kedua tangannya pun dijulurkan ke depan, menyentuh punggung iparnya itu dan mendorongnya.